www.GotQuestions.org/Indonesia



Pertanyaan: Apakah Qur’an dan Muhammad mengakui atau menolak Alkitab? Patutkah orang Muslim membaca Alkitab?

Jawaban:
Dalam Qur’an, Muhammad memerintahkan kaum Muslim membaca Alkitab.

Apa yang menjadi pedoman Saudara? Kalau hadis atau imam berbeda pendapat dengan Qur’an, yang mana yang Saudara percaya? Kemungkinan besar, Qur’an akan menjadi otoritas tertinggi Saudara. Sebagai Muslim apakah Qur’an mengijinkan Saudara untuk belajar dari Alkitab?

• Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi) (Sura 5:44a)

• Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. (Sura 5:46)

• Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. (Sura 3:3)

• Dan sekali-kali janganlah kamu termasuk orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang rugi (Sura 10:95)

Jika Saudara seorang Muslim, Saudara tidak punya alasan untuk tidak membaca Alkitab. Qur’an memerintahkan Saudara, dan bahkan turut memuji Alkitab. Mengapa Saudara tidak memulai membacanya hari ini?

Mulailah dengan Injil Lukas yang menceritakan tentang kisah Isa. Hanya Isa yang dapat memberi Saudara jaminan mengenai firdaus.

Sebagaimana dikatakan Qur’an, Alkitab dapat memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan Saudara. “Maka jika kamu berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.” (Sura 10:94)