www.GotQuestions.org/Indonesia



Pertanyaan: Bagaimana saya dapat menginjili teman-teman dan keluarga saya tanpa menyinggung atau membuat mereka menjauh?

Jawaban:
Setiap orang Kristen memiliki keluarga, teman, rekan kerja atau kenalan yang bukan orang Kristen. Membagikan Injil dengan orang-orang lain selalu tidak mudah.

Membagikan Injil bahkan lebih sulit lagi saat melibatkan orang-orang dekat kita. Alkitab mengatakan bahwa orang-orang akan tersinggung oleh Injil (Lukas 12:51-53). Tidak mudah mengambil resiko membuat orang-orang yang biasa berinteraksi dengan kita menjadi tersinggung.

Namun, kita diperintahkan untuk membagikan Injil – tidak ada alasan untuk tidak berbuat demikian (Matius 28:19-20; Kisah Rasul 1:8; 1 Petrus 3:15).

Jadi, bagaimana kita dapat menginjili keluarga, teman-teman, rekan-rekan kerja dan kenalan-kenalan kita? Hal yang terpenting yang bisa kita lakukan itu berdoa bagi mereka.

Doakan bahwa Allah akan mengubah hati mereka dan membuka mata mereka (2 Korintus 4:4) pada kebenaran Injil.

Berdoalah supaya Allah meyakinkan mereka mengenai kasihNya kepada mereka dan kebutuhan mereka akan keselamatan di dalam Yesus Kristus (Yohanes 3:16).

Berdoalah meminta hikmat supaya Saudara dapat melayani mereka (Yakobus 1:5). Selain berdoa, Saudara perlu menghidupi kehidupan Kristiani yang saleh di depan mereka sehingga mereka dapat menyaksikan perubahan yang dilakukan Allah dalam hidup Saudara (1 Petrus 3:1-2).

Sebagaimana dikatakan oleh Fransiskus dari Asisi, “Beritakan Injil setiap waktu, dan bilamana perlu, gunakan kata-kata.”

Setelah semua ini, Saudara perlu dengan sungguh-sungguh dan berani dalam memberitakan Injil. Beritakan berita keselamatan di dalam Yesus Kristus kepada teman-teman dan keluarga Saudara (Roma 10:9-10).

Selalu siap untuk berbicara mengenai iman Saudara (1 Petrus 3:15), dengan penuh kelemahlembutan dan hormat. Yang paling utama, kita harus menyerahkan urusan keselamatan dari orang-orang yang kita kasihi ini kepada Allah.

Kuasa dan anugerah Allah menyelamatkan orang; bukan usaha kita. Yang dapat kita lakukan hanyalah berdoa bagi mereka, bersaksi kepada mereka dan menghidupi hidup Kristiani di depan mereka.